terkini

Iklan Podcast

Ketua Komisariat GMNI UKIM Ambon Mengapresiasi Kebijakan Rektor UKIM Ambon

Lidinews
Sabtu, 2/08/2020 09:54:00 PM WIB Last Updated 2023-02-11T03:57:05Z

LidiNews, Ambon - Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) merupakan kampus yang kita kenal sebagai "kampus orang basudara" di mana di dalamnya terdiri dari berbagai golongan suku, agama, ras.

Menariknya semua civitas akademika baik pejabat rektorat, dosen, maupun mahasiswanya sangat berkomitmen untuk menjaga harmonisasi perbedaan tersebut. Hal itu selaras dengan misi Rektor UKIM pada point 4 (empat), yaitu  membentuk insan akademik yang menjunjung tinggi nilai-nilai budaya, bermartabat, integritas, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.

Sehingga heterogenitas menjadi hal unik di UKIM. Keunikan itu dapat dilihat dari budaya gotong royong yang tidak memandang perbedaan latar belakang.

UKIM selalu menjungjung tinggi nilai-nilai agama, adat istiadat dalam setiap kehidupan kampus. Oleh sebab itu misi Rektor UKIM terkiat point ke 4 (empat) harus kita dukung bersama-sama.

Hal itu dikarenakan esensi dari misi tersebut secara efistemolgis mengandung filosofi kebudaya yang menjadi nilai luhur bangsa Indonesia khusunya masyarakat Maluku, kemudaian etika kehidupan yang dikemas dalam istilah martabat sehingga dapat di maknai bahwa UKIM konsisten untuk menjaga harkat dan martabat semua civitas akademika tanpa memandang latar belakangnya.

Kemudian etos kerja yang di kemas dalam "integritas" yang secara harfiah dapat kita maknai bersama bahwa keselarasan antara pikiran, laku tindak dan hati harus menjadi nilai yang terus dipegang, serta nilai-nilai kemanusiaan yang mana dalam redaksi ini menegaskan kembali kepada kita semua bahwa nilai kemanusiaan menjadi bagian dari cara UKIM memposisikan manusia sebagai ciptaan yang sempurna, harus diperlakukan sebaik mungkin, dan secara tegas memperlihatkan keberpihakan Rektor terhadap kondisi pegawai dan mahasiswa, sehingga kebijakan-kebijkan yang dibuat benar-benar menjadikan landasan kemanusiaan sebagai nilai yang terus dipegang dalam setiap pengambilan keputusan.

Kebijakan-kebijakan Rektor tersebut antara lain, (1) Akan ditingkatkan Jaringan WiFi  di setiap fakultas, sehingga mahahasiswa mendapatkan akses internet secara cepat , yang ini benar-benar menjawab persoalan mahasiswa di era distrupsi 4.0 ini, dimana di Era ini mahasiswa harus mampu bersaiang dalam di semua bidang. (2) Kebijkan terkait penataan kembali penerima beasiswa khusunya Bidikmisi.

Kebijakan ini sangat penting untuk didukung bersama-sama, karena dengan begitu menandakan komitmen Rektor untuk memberantas tindakan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN), dan penyalahgunaan uang negara dalam beasiswa Bidikmisi ini. Tidak hanya itu, yang tidak kalah penting juga yaitu nantinya para mahasiswa yang kurang mampu akan memiliki peluang yang besar untuk memperoleh beasiswa Bidikmisi ini.

Narasi ini saya buat sebagai bentuk apresiasi saya terhadap kebijakan rektor dalam mewujudkan Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) menjadi kampus yang lebih baik, sehingga mampu berdaya saing baik ditingkat lokal, nasional, maupun global, dengan tetap menjaga tradisi leluhur/tradisi kebudayaan rakyat Maluku, sebagaimana trand UKIM sebagai "Kampus Orang Basudara".

Saya Budi Rahayaan selaku Ketua Dewan Pengurus Komisariat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) 17 Agustus UKIM AMBON secara kelembagaan mendukung penuh kebijakan-kebijakan Rektor UKIM.


Kontributor: Ramdani
Editor : Arjun Munthe

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Ketua Komisariat GMNI UKIM Ambon Mengapresiasi Kebijakan Rektor UKIM Ambon

Iklan