terkini

Iklan Podcast

Kapitalisme Menjejaki Pendidikan Di Indonesia

Lidinews
Sabtu, 4/30/2022 02:45:00 PM WIB Last Updated 2022-04-30T07:45:29Z
Penulis : Bernardus Richard Tani Parera, Komisaris GMNI Politani Samarinda


Lidinews.id - Pendidikan merupakan kebutuhan dari pada seluruh masyarakat. Dengan adanya Pendidikan maka setiap orang memiliki kecerdasaan dalam berpikir, akhlak mulia dan juga mampu bertanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat.

Pendidikan juga adalah satu usaha penyadaran dan pencerdasan yang tersistematis. Kita melihat dunia pendidika di Indonesia saat ini mengalami fenomenda yang dimana biaya pendidikan di Indonesia itu sendiri mengakibatkan pendidikan itu sangat susah untuk dijangkau oleh masyarakat yang dalam kategori masyarakat miskin atau masyarakat tidak mampu.

Kita melihat sejarah jauh kebelakang bagaimana para founding father melihat bahwa penting Pendidikan itu untuk meningkatkan intelektual yang kritis.

Salah satu warisan sistem yang ditinggalkan adalah Taman Siswa yang didirikan oleh Ki Hajar Dewantara adalah konsep pendidikan yang sangat baik untuk kemudian digunakan ;
  1. Ing ngarsa sung tulada (yang di depan memberikan teladan).
  2. Ing madya mangun karsa (yang di tengah membangun kemauan/inisiatif).
  3. Tut wuri handayani (dari belakang yang mendukung).

Kapitalisme adalah sistem yang sangat jelas menindas masyarakat, apapun yang menjadi kuntungan akan selalu direbut walaupun semua itu berkaitan dengan kepentingan umum. Kapitalsime menyadari bahawa dalam kehidupan sangat penting dalam peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM). Salah satu untuk meningkatkan kulitas SDM itu adalah Pendidikan, kaena pendidikan menjadi suatu yang penting untuk mencari pekerjaan.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, tingkat penyelesaian Sekolah Menengah Atas (SMA) hanya sebesar 63,95% pada 2020. Persentase itu menjadi yang terendah dibandingkan jenjang pendidikan dasar lainnya di Indonesia.Tingkat penyelesaian Sekolah Menengah Pertama (SMP) tercatat sebesar 87,89% pada tahun lalu. Sedangkan, tingkat penyelesaian Sekolah Dasar (SD) mencapai 96%.

Pendidikan yang seharusnya menjadi tanggung jawab negara malah hari ini kita melihat Pendidikan dibebankan oleh orang tua siswa atau orang tua mahasiswa yang notabene nya adalah pekerja.

Membebankan pendidikan kepada orang tua jelas ini menjadi ladang bisnis bagi kelompok kapitalis. Pendidikan menjadi sangat penitng karena menjadi kebutuhan pokok masyarkat sehingga dalam dunia Pendidikan mampu menghabiskan dana hingga jutaan rupiah. Harus kita ketahui bersama bahwa Pendidikan sangatlah penting untuk kemajuan bangsa dalam daya saing teknologi dan ekonomi ditatanan global.

Selama sistem kapitalisme terus bertahan di Indoensia,maka negara akan terus meberikan sekat untuk masyarakat miskin agar tidak mendapatkan akses pendidikan yang baik. Kita melihat sekarang ini bahwa utnuk mendapatkan pendidikan yang layak hanya masyarakat yang sacara ekonominya menengah keatas.

Jalan untuk mencapai pendidikan yang merata hanya dengan cara menggulingkan sistem yang mementingkan profit yaitu kapitalismen dan harus digantikan dengan sistem yang memanusiakan manusia didalam aspek apapun.
MERDEKA!
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Kapitalisme Menjejaki Pendidikan Di Indonesia

Iklan