terkini

Iklan Podcast

Gelar Pentas Budaya di Samosir Mendapat Apresiasi Besar Dari Berbagai Kalangan

Lidinews
Senin, 8/22/2022 03:09:00 PM WIB Last Updated 2022-08-22T08:09:53Z


Sumatera Utara, Samosir, Lidinews.id - Pegelaran pentas budaya Gemapedes (Gemapedes cultural stage) yang di selenggarakan di desa hariarapintu kecamatan harian.

Kegiatan tersebut mengangkat tema "semangat baru berkarya wujud cinta budaya" terselenggara dengan baik dan mendapatkan apresiasi besar dari berbagai kalangan masyarakat.

Pemerintah desa hariarapintu dalam hal ini disampaikan oleh kepala desa hariarapintu bapak Hannes sihotang, mengaku bangga dengan adanya kegiatan tersebut dan siap untuk mendukung pemuda untuk menyalurkan minat dan bakatnya dalam wujud cinta budaya, serta mengapresiasi gerakan muda peduli desa (Gemapedes) yang telah sukses dalam pengelaran pentas budaya tersebut.

"Ini adalah kegiatan pertama di desa hariarapintu dalam wujud pentas budaya dan diselenggarakan oleh para pemuda yang saya yakini memiliki kecintaan yang sangat besar tehadap budaya batak toba terkhusunya. Maka selaku kepala desa saya sangat bangga dan mengapresiasi kegiatan ini dan saya harapkan terus berlanjut dan semangat muda ini berkibar untuk membawa desa hariarapintu kearah yang lebih baik," tuturnya.

Selanjutnya Hannes sihotang juga menyampaikan pesan kepada pemuda desa hariarapintu untuk mulai belajar budaya batak yang sesungguhnya karena mengingat desa Hariarapintu merupakan desa yang menjadi salah satu pintu masuknya wisatawan ke Samosir.

Selain itu ketua dewan pengarah Gemapedes Darmawijaya Naibaho juga menyampaikan bahwa, "lahirnya Gemapedes adalah untuk sebuah pengabdian bagi masyarakat desa," katanya.
Menurutnya ucapan Bung Hatta menjadi pedoman besar bagi Gemapedes dalam bergerak, dimana mengatakan bahwa 'Indonesia Tidak Akan Besar Karena Obor di Jakarta, Tapi Akan Bercahaya karena Lilin di Desa.'


"Saya percaya bahwa pemuda adalah kekuatan dan akan menjadi tonggak penerus peradaban bangsa yang akhinya menjadi ujung tombah bagi negara, maka kami berbahagia dengan adanya ruang yang tercipta dan kesempatan yang diberikan ini. Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk mendukung kemajuan dan kesejahteraan masyarakat desa dengan wujud bakat dan minat kami terhadap budaya batak toba ini," tegas Darma.

Selain itu ketua komisi III DPRD Samosir Pantas Lasidos Limbong yang kebetulan tidak dapat hadir dalam acara Gemapedes cultural stage karena berhubungan dengan adanya kunjungan kerja diluar kota mengaku mendukung setiap upaya yang dapat memajukan seluruh desa yang ada di Samosir dalam bentuk kegiatan yang positif

"Saya sangat senang dan apresiasi sekali dengan adanya kegiatan pentas budaya Gemapedes yang dilaksanakan di desa yang terbilang masih minim wisata, biasanya kegiatan seperti ini kebanyakan dilakukan di Tuktuk, Simanindo, dan daerah Pangururan yang memiliki objek wisata yang lebih memadai. Akan tetapi, ini mudah mudahan menjadi awalan yang baik untuk masyarakat di 3 desa yang ada di tele karena mengingat daerah ini merupakan pintu masuk bagi wisatawan yang akan berkunjung untuk menikmati pemandangan Samosir. Sebagai pintu masuk Samosir maka daerah ini juga haruslah mendapatkan perhatian yang khusus dan serius, karenakan wisatawan kebanyakan melihat suatu daerah wisata dari   jamuan yang dihidangkan oleh pemilik wisata dari awal dia menginjakkan kakinya di daerah tujuan wisata tersebut. Mudah mudahan pemuda dan masyarakat disini semakin memiliki motivasi untuk sesering mungkin melakukan kegiatan yang berbaur dengan budaya sebagai jamuan bagi wisata budaya yang sedang akan dikembangkan ini. Sehingga dampak dari wisata di Samosir ini bukan hanya dinikmatk masyarakat pinggir pantai saja," jelasnya saat dihubungi dari media whatsapp.

Selian itu ketua komisi III DPRD Samosir ini juga mengaku bahwa dengan adanya kegiatan pegelaran budaya maka dengan secara otomatis Masyarakat desa hariarapintu dan 2 desa lainnya akan mendapatkan dampak yang baik bagi kesejahteraan masyarakat dari segi ekonomi juga pendidikan budaya kedepan hari.

Diketahui kegiatan pentas budaya Gemapedes ini menampilkan pertunjukan seni tari Batak, mangandung, serta mempersembahkan lagu lagu batak yang khas.

Acara ini juga dihadiri oleh masyarakat sekitar, pemerintah desa, mahasiswa Unika Santo Thomas Medan,  perhimpunan mahasiswa Samosir (permasi), mahasiswa Etnomusikologi USU-Samosir.
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Gelar Pentas Budaya di Samosir Mendapat Apresiasi Besar Dari Berbagai Kalangan

Iklan