terkini

Iklan Podcast

Mengenggam Pemilu 2024, GMPK Bondowoso Ajak Anak Muda Gelar Diskusi Sekaligus Deklarasi

Senin, 10/09/2023 09:46:00 PM WIB Last Updated 2023-10-09T14:46:18Z
Gambar : Mengenggam Pemilu 2024, GMPK Bondowoso Ajak Anak Muda Gelar Diskusi Sekaligus Deklarasi. Lidinews.id


Jawa Timur, Bondowoso, Lidinews.id - Gerakan Mahasiswa Pelajar Kebangsaan (GMPK) DPC Bondowoso, menggelar diskusi untuk membahas arah gerak peran pemuda menuju pemilu 2024 yang bertema “Demokrasi Pemilu 2024 Dalam Genggaman Pemuda-Sudah Ideal Kah?”.


Fokus diskusi ini terhadap pengawalan pemilu 2024 yang notabanennya pemilih pemuda sebanyak 60%. Kegiatan Diskusi ini diikuti oleh perwakilan OKP dan Keterwakilan komunitas Perempuan.


Gelar diskusi ini menghadirkan 2 pemateri yaitu Nurhan S. Pengamat Politik dan Aktivis, pemateri yang kedua dari keterwakilan perempuan Cicilia Deva K.S


Indonesia sebagai negara yang menganut sistem demokrasi juga berarti memungkinkan adanya pergantian kekuasaan setiap periode tertentu.


Dengan menjadikan Pancasila sebagai dasar atau filosofi hidup berbangsa terkhusus pada sila ke-3, yaitu Persatuan Indonesia, menjadikannya sebuah impian dan harapan bahwa bangsa Indonesia sudah seharusnya dan sepatutnya saling bergandengan tangan untuk mencapai suatu tujuan tertentu.


Nurhan S. sebagai pengamat politik dan aktivis mengatakan dalam konteks ini tidak terkecuali peran generasi muda dan kaum milenialnya, mengawal demokrasi pancasila tentu bukan hal yang mudah, akan tetapi memahami demokrasi pancasila yang berpusat pada ideologi bangsa ini (pancasila) sudah barang tentu bukan hal sulit.


Oleh karena, demokrasi pancasila memiliki landasan prinsip-prinsip ketuhanan, kemanusiaan, dan persatuan, serta keadilan sosial menjadi tujuan akhir dari perjalanan demokrasi bangsa.


Diperlukan kepeloporan dari generasi muda untuk selalu merawat demokrasi melalui ideologi bangsa yaitu Pancasila. Sehingga demokrasi bangsa ini tidak terkesan hanya menjadi teks-teks normatif tanpa makna, dan harapan kita bersama mewujudkan demokrasi subtantif yang berkeadilan sosial serta mensejahterakan rakyat.


Generasi milenial dianggap sebagai bonus demografi yang dimiliki oleh Indonesia, generasi ini lahir di era teknologi dan internet mulai berkembang pesat.


Para milenial inilah yang menjadi harapan untuk masa sekarang dan masa depan dalam membangun Indonesia. Pemuda sebagai agent of change dalam berbagai hal, seperti salah satunya ialah politik.


Namun, jika diperhatikan pada saat ini minat milenial terhadap politik mulai berkurang. Hal ini karena banyak orang memandang “politik” cenderung dengan perebutan kekuasaan dan melihat politik sebagai sebuah lingkaran setan.


Cicilia Deva juga berpendapat bahwa perspektif seperti inilah yang perlu diubah oleh para milenial dan memutus lingkaran setan tersebut. Begitu juga dengan masalah demokrasi di Indonesia, hingga saat ini masih banyak generasi muda yang apatis terhadap perkembangan demokrasi di negara ini.


Ini tentu saja disebabkan karena suatu alasan. Cicilia juga mengatakan hasil Survei terhadap milenial yang telah dilakukan oleh Atma Jaya Institute for Public Policy (AJIPP) memperlihatakan bagaimana pendapat para milenial mengenai demokrasi di Indonesia yang dinilai masih buruk, bahkan beberapa dari mereka menyebutkan sangat buruk.


Hal ini dapat menjadikan sebagai acuan atau langkah yang tepat para milenial mengajak dan mengawal keberlangsungan Pemilu hingga Februari 2024 nanti.





Mengenggam Pemilu 2024, GMPK Bondowoso Ajak Anak Muda Gelar Diskusi Sekaligus Deklarasi

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Mengenggam Pemilu 2024, GMPK Bondowoso Ajak Anak Muda Gelar Diskusi Sekaligus Deklarasi

Iklan