terkini

Iklan Podcast

Analgin Ginting Kunjungi Juma Jokowi di Liang Melas Datas

Bung Arjun
Selasa, 12/12/2023 02:45:00 PM WIB Last Updated 2023-12-12T07:47:25Z

Gambar : Analgin Ginting Kunjungi Juma Jokowi di Liang Melas Datas. Lidinews.id

Pembangunan monumen Jokowi di Liang Melas Datas (LMD), Siap dikunjungi pada Februari 2024.



Sumatera Utara, Tanah Karo, Lidinews.id - Ekonomi masyarakat di kawasan Liang Melas Datas, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, meningkat pesat setelah jalan rusak diperbaiki.


Jalan mulai diperbaiki dua tahun lalu setelah masyarakat melaporkan kondisi jalan dan memberikan oleh-oleh 3 ton jeruk kepada Presiden Joko Widodo.


Saat ini masyarakat tengah membangun Monumen Juma Jokowi sebagai ungkapan terima kasih. Liang Melas Datas adalah kawasan di lereng pegunungan Bukit Barisan, sekitar 78 KM dari Kabanjahe, Ibu Kota Kabupaten Karo.


Kawasan itu terdiri atas enam desa, yakni Sukajulu, Kutambaru Punti, Batumamak, Pola Tebu, Kutambelin, dan Kuta Pengkih.


Selain itu, ada tiga dusun, yaitu Barisan, Cerumbu, dan Kuta Kendit. Kawasan itu terdapat di Kecamatan Tiga Binanga, Laubaleng, Kuta Buluh, dan Kecamatan Mardinding.


Informasinya, akan dilekatkan tradisional – tradisional Karo di Patung Jokowi yang berukuran 6 meter ini nantinya. Akan dibangun amfiteater, kegiatan – kegiatan tradisional di sini juga termasuk bagian dari rancangan, seperti tari kreasi misalnya.


Analgin Ginting yang merupakan Master Trainer berkunjung ke Monumen Juma Jokowi di Liang Melas Datas.


Setelah beliau memantau langkah demi langkah proses pengerjaan Patung Jokowi ini, Beliau menyampaikan ide agar mengundang siswa – siswi SMP dan SMA se derajat untuk menunjukkann kreasi masing – masing.


“Tolong nanti kam undang, dari sekolah – sekolah SMA atau SMP dari seluruh Kabupaten Karo. Datang ke sini untuk menunjukkan kreasi mereka,” ucap Analgin Ginting.


Analgin Ginting menganggap ide pembangunan Jua Jokowi ini sangat luar biasa. Selain itu, Master Trainer ini juga menyampaikan tanggapannya mengenai patung, bahwa patung tetaplah patung, jangan di bawa tafsir ke mana – mana.


“Perlu digaris bawahi, menganggap patung itu mengkultuskan individu, tapi kalau aku tidak, Patung ya patung. Jangan dibawa ke mana mana. Jadi, bukan patungnya yang salah, persepsi kita yang salah. Kalau persepsi, apapun bisa,” tegasnya.


Kemudian, Analgin mengajak teman – teman untuk saling mendukung untuk menciptakan simbol pemegahan dan ucapan syukur ini.


“Teman – teman di mana pun berada, marilah kita saling dukung mendukung, untuk menciptakan simbol pemegahan dan ucapan syukur yang sudah disediakan ditempat yang begitu indah ini, view 360 derajat itu sangat bagus dan sangat segar. Ini adalah semacam monumen. Monumen untuk kita semua, untuk mengucap syukur kepada Bapak Presiden Jokowi yang sudah menginisiasi dengan seluruh jajarannya, beserta sumber sumber, sehingga sudah terbangun. Kami tadi juga sudah manikmati jalan yang sangat mulus,” pungkas Analgin Ginting, motivator level 5 tersebut.

 


Editor : Arjuna H T M



Analgin Ginting Kunjungi Juma Jokowi di Liang Melas Datas




Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Analgin Ginting Kunjungi Juma Jokowi di Liang Melas Datas

Iklan