terkini

Iklan Podcast

Delia Dapat Dukungan Akademisi Dalam Program Kesehatan Dan Cegah Stunting

Lidinews
Selasa, 1/16/2024 09:25:00 PM WIB Last Updated 2024-01-16T14:25:30Z
Gambar : Delia Dapat Dukungan Akademisi Dalam Program Kesehatan Dan Cegah Stunting. Lidinews.id


Sumatera Utara, Medan, Lidinews.id - Menyelesaikan masalah terkait dengan perempuan dan anak merupakan tugas dan tanggung jawab setiap warga negara Indonesia.


Dalam sambutan yang disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumut, Alwi Mujahit beberapa waktu lalu dalam sebuah kegiatan laporan hasil program di Sumut, menyebutkan bahwa, 'masalah kesehatan terkait ibu dan anak yang sering ditemui adalah pelayanan kehamilan yang rendah, risiko melahirkan tinggi, cakupan imunisasi rendah, serta tingginya kematian ibu akibat pendarahan. Kondisi ini menyiratkan unit pemberi layanan kesehatan belum cukup dekat dengan masyarakat untuk memenuhi standar pelayanan minimal'.


Dari apa yang disampaiakan beliau, ini merupakan kerja cepat dan serius yang harus kita emban bersama. 


Gerakan percepatan penurunan masalah terkait perempuan dan anak serta stunting ini juga dilakukan dengan serius oleh seorang ibu yang menjabat sebagai Anggota DPR RI, beliau Delia Pratiwi Sitepu. SH. Anggota DPR RI Fraksi Partai Golongan Karya, daerah pemilihan.


Sumatera Utara III. Selama menjabat anggota DPR RI dua periode beliau terus membagikan makanan tambahan untuk ibu hamil, menyusui dan gizi balita, terus turun kedesa-desa berjumpa dengan masyarakat.


Tidak hanya itu, beliau serius berjuang untuk kesehatan melalui Rumah Sakit Delia yang berada dikcematan Selesai, Kabupaten Langkat.


"Saya Kristina Bangun, MKM., CBNM., CMNM, yang berprofesi  sebagai seorang Dosen dan Praktisi Kesehatan Anak, merasa terpanggil dan harus mendukung serius  kegiatan yang dilakukan Ibu Delia tersebut," katanya.


Mungkin selama ini hanya kegiatan bakti sosial maupun cek kesehatan gratis ditengah masyarakat, kedepan dengan bersinergi dengan Bingkai Budaya Indonesia sebagai lembaga yang menaungi kami dalam aktifitas kebudayaan akan melaksanakan gerak yang sama.


Gerakan yang dimaksud merupakan aplikasi dari pengetahuan yang sarat akan muatan lokal yang menjadikan kemampuan mandiri bagi masyarakat untuk pencegahan yang dimaksud diatas.


Salah satu bentuk yang akan dilaksanakan berupa pelatihan terhadapa perempuan terkhusus bagi ibu-ibu yang sedang dalam masa kehamilan, seperti senam hamil, serta bagi ibu yang memiliki balita, terkait dengan pijat bayi dan makanan pendamping ASI.


Pelatihan ini bertujuan untuk penguatan terhadap ibu-ibu yang sedang hamil maupun menyusui, agar mampu memanagemen kesehatan mereka secara mandiri.


Serta menurunkan angka kematian ibu hamil dan kekurangan gizi pada balita. Ini merupakan langkah-langkah serius yang akan kita jalankan kedepan.


Kegiatan ini juga merupakan ajakan dan bimbingan dari pembina Bingkai Budaya Indonesia Tengku Zainuddin. SH. Beliau juga menguatkan, bahwa kegiatan ini harus kita lakukan serius, sebagai bentuk penghormatan kita pada perempuan atau seorang ibu, kita diasuh ibu pertiwi, kita lahir kedunia juga dari seorang ibu, maka durhakalah kita, bila tak memperhatikan ibu.


Dijelaskan akselerasi program ini, tidak hanya dilakukan oleh BBI diLangkat saja, akan tetapi kegiatan ini juga akan dilakukan dibeberapa Kabupaten/Kota yang notabene daerah pemilihan Sumatera Utara III.


Bingkai Budaya Indonesia akan melakukan kegiatan perdana di Kecamatan Selesai, Desa Sei Limbat, Kabupaten Langkat, dibulan Februari  2024 ini.




Editor : Arjuna H T M




Delia Dapat Dukungan Akademisi Dalam Program Kesehatan Dan Cegah Stunting

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Delia Dapat Dukungan Akademisi Dalam Program Kesehatan Dan Cegah Stunting

Iklan