terkini

Iklan Podcast

Ketua Solidaritas Perempuan Merdeka Minta KPU Labuhanbatu Copot Ketua PPS Se-Kecamatan Panai Hilir

Lidinews
Kamis, 2/01/2024 04:58:00 PM WIB Last Updated 2024-02-08T10:31:17Z

Gambar : Ketua Solidaritas Perempuan Merdeka Minta KPU Labuhanbatu Copot Ketua PPS Se-Kecamatan Panai Hilir. Lidinews.id

Sumatera Utara, Labuhanbatu, Lidinews.id - Menanggapi beredarnya persoalan uang transpor bimbingan teknis KPPS se-Kecamatan Panai Hilir yang diduga di potong oleh Ketua PPS se kecamatan Panai hilir, 01/03/2024.


Sebagaimana yang disampaikan beberapa orang anggota KPPS di kecamatan Panai hilir, yang hingga saat ini tidak ingin disebutkan namanya, "transport bimtek kami KPPS sebesar Rp 150.000, tapi yang dikasi sama kami hanya Rp 50.000, stelah kami pertanyakan kepada PPS kami, mereka hanya mengirimkan jawaban dari pak camat, yang menjelaskan kepada kawan kawanku semua kpps sekecamatan Panai Hilir mengenai masalah uang transport. Sebenarnya begini ceritanya kawan kawan, seharusnyakan kita kpps Se-Kabupaten Labuhanbatu ini, binteknya di kabupaten dan tidak disediakan penginapan jadi mengingat jarak kita begitu jauh ke kabupaten, jadi kami ppk dan pps bermohon lah kepada KPU Labuhanbatu, supaya kegiatan kita lakukan di kecamatan, mengingat dan menimbang dan lain lain. 

Pihak KPU mengabulkan, jadi kita lakukanlah bintek tersebut, memang kalau binteknya di kabupaten, uang transportnya Rp 150.000, namun kalau di kecamatan kemarin kawan kawan terima Rp 50.000, jadi untuk masalah pendanaan itu langsung kami terima dari bendahara KPU tidak langsung kami tahan. Langsung diserahkan ke PPS, langsung diserahkan ke bapak ibu semua dengan angka Rp 50.000 itulah yang diserahkan, tidak dikurangi dan tidak ditambah. Demikian klarifikasi kami dari PPK supaya kawan kawan tidak gagal paham sama kawan kawan kita PPS, Terima Kasih atas perhatiannya, semangat buat kawan kawanku semua," ucapnya.


Setelah dikonfirmasi melalu via telepon whatsapp Nissa Dalimunthe menyatakan bahwa dirinya dihubungi oleh beberapa oknum KPPS terkait setelahnya bimtek mereka hanya diberikan uang transportasi sebesar Rp 50.000.


"Ada beberapa Oknum kpps menelpon saya kemarin itu,Katanya bimtek mereka hanya dapat uang Rp 50.000 uang transportasi.Namun setelah ditelusuri infonya uang transportasi bukan Rp 50.000,dikarenakan mengapa hanya sekecamatan panai hilir uang transportasi Rp 50.000," ujar Nissa Dalimunthe.


Namun pada hari selasa tertanggal 30 oknum PPS menyatakan bahwa, uang tersebut diterima dari Bendahara KPU, kalau uang diterima dikabupaten Rp 50.000 namun jika dikecamatan Rp 50.000. Chattan oknum itu dikirimkan ke grup kpps ,Menurut nissa dalimunthe itu sangat lucu dan konyol,jikalau begitu uang Rp 100.000 sisa nya dikemanakan.


"Lucukan sama dramatisnya,beberapa hari lalu dikirim chat infonya dari oknum pps, kalau uang itu diterima dari bendahara kpu langsung dan disalurkan ke kpps,Lalu kemana Dp 100.000 lagi? apa disimpan dikantong atau dipulangkan kenegara lagi?," ucap Nissa Dalimunthe.


Sebelum menutup telepon nissa dalimunthe menyatakan bahwa Ini kita duga kuat adanya permainan dan Meminta kepada KPU labuhanbatu mencopot PPS yang ada disekecamatan panai hilir.


"Iya kita kuat menduga bahwa ini adanya penggelapan dana transportasi Kpps,Kita meminta kepada KPU Labuhanbatu Moncopot ketua PPS se kecamatan Panai hilir. Sebelum persoalan ini di Bawak ke DKPP," tutupnya.




Reporter : Nissa Dalimunthe

Editor : Arjuna H T Munthe




Ketua Solidaritas Perempuan Merdeka Minta KPU Labuhanbatu Copot Ketua PPS Se-Kecamatan Panai Hilir

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Ketua Solidaritas Perempuan Merdeka Minta KPU Labuhanbatu Copot Ketua PPS Se-Kecamatan Panai Hilir

Iklan