terkini

Iklan Podcast

Pilkada Belu 2020 Memanas : Wakil Ketua II DPRD Belu Menegaskan Pilih Pemimpin Bukan Untuk Urus Keluarga Atau Pribadi

Lidinews
Sabtu, 7/18/2020 11:35:00 PM WIB Last Updated 2023-02-11T03:43:06Z

NTT, Atambua, LidiNews.com - Panasnya tahun politik tak seperti panasnya globalisasi yang dapat mengakibatkan kekeringan dan kebakaran. Pilkada 2020 kali ini diguncang dengan adanya serangan wabah Corona Virus Disease (Covid-19), tetapi para pemangku kepentingan berlomba - lomba mencari kesempatan dalam kesempitan.

Mengenai Pilkada di Kabupaten Belu pada tahun ini mendapat perhatian khusus bagi para kalangan elit politik. Adapun respon dari berbagai macam pihak diantaranya  salah satu Politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem).

Saat ditemui dikediamannya, Kepada Media LidiNews.com, Cyprianus Temu, S.IP, Wakil Ketua II DPRD Belu, Fraksi Partai Nasdem mengatakan Pilkada di Kabupaten Belu sekarang ini lagi gencar dan panasnya figur mencari pintu partai untuk masuk sebagai Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati.

"Yang sudah mengantongi pintu partai dan sudah memenuhi persyaratan pencalonan sesuai dengan mekanismenya harus 6 kursi atau 30% dari jumlah kursi legislatif di Kabupaten Belu dari Jumlah keseluruhan 30 Kursi, dan sampai saat ini yang sudah mengantongi itu Paket dr. Agus Taolin dan Drs. Aloysius Haleserens (SEHATI), karena sudah mendapat dukungan dalam bentuk Surat Keputusan (SK) dan Rekomendasi dari partai Nasdem 4 Kursi, PKB 2 Kursi, PKS 1 Kursi, sementara yang lainnya berupaya untuk mendapatkan pintu partai untuk memenuhi persyaratan pencalonan," kata Cypri.

Menurut Cypri, Dengan berkembangnya kondisi politik di Kabupaten Belu bisa jadi ada 3 pasangan atau hanya 2 pasangan Cabup dan Cawabup saja artinya SAHABAT VS SEHATI (Head To Head).

Isu politik yang ada di Kabupaten Belu adem - adem saja, karena trend politik yang ada ini ketika dikaitkan dengan kasus - kasus yang melibatkan para pemangku kepentingan politik sampai dengan sekarang masih dalam tahap penyelidikan, salah satunya Kasus Maek Bako,juga ada Kasus yang sempat diselidiki tapi hilang dan belum ada berita lanjutan yaitu Pengadaan Bibit Jagung dan Padi.

"mungkin di Belu ini entah Kabupaten Bebas Korupsi ataukah Korupsi belum sempat terungkap," ketusnya.

Untuk itu Cyprianus Temu, S.IP, Wakil Rakyat dan Juga Wakil Ketua II DPRD Belu, Fraksi Partai Nasdem mengharapkan bahwa Pilkada Belu 2020 adalah mencari pemimpin yang benar - benar punya jiwa membangun, jiwa berkorban untuk rakyat, dan jiwa mementingkan kepentingan umum bukan untuk mementingkan Keluarga atau Pribadi dalam segala sektor terlebih mencipta lapangan kerja, karena salah satu fungsi APBD itu adalah Menciptakan lapangan kerja.

"Bagaimana kalau kita mau menciptakan lapangan kerja, sementara kita mendatangkan para pekerja dari luar daerah seperti tukang, buruh dan ini yang menjadi trend di Kabupaten Belu saat ini," ungkapnya.

"sesuai pengamatan kami, yang mendapatkan proyek itu hanya lingkaran orang yang sama saja, dan sampai saat ini Kabupaten Belu belum ada satu kasus yang terungkap, apakah Kejaksaan dan Kepolisian itu melihat Kabupaten Belu ini baik adanya ? tapi secara kedalam kita lihat sesungguhnya banyak ketimpangan yang terjadi," tutupnya.



Reporter : Febry Tahu
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Pilkada Belu 2020 Memanas : Wakil Ketua II DPRD Belu Menegaskan Pilih Pemimpin Bukan Untuk Urus Keluarga Atau Pribadi

Iklan