terkini

Iklan Podcast

Ingin Dengarkan Aspirasi Santri, Lurus Jalan Reses Di Ponpes NU Darul Atqia

Lidinews
Senin, 5/30/2022 09:18:00 PM WIB Last Updated 2022-05-30T14:22:16Z


Anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan Drs. H. Ruslan Turmudzi, S.H atau yang biasa dikenal (luRus jaLan) kembali menggelar reses di Pondok Pesantren NU Darul Atqia. Senin (30/05/2022).

Lombok Tengah, Lidinews.id - Pada reses kali ini reses sedikit berbeda selain mendengarkan aspirasi dari masyarakat Embung Duduk juga mendengarkan aspirasi dari santri-santriwati dan dewan guru.

Reses tersebut diikuti kurang lebih 50 orang dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

TGH. Supardi Ramli, M.H pimpinan Pondok Pesantren NU Darul Atqia dalam sambutannya mengucapkan terimakasih atas kedatangannya di Pondok Pesantren, kami mengapresiasi semangat dan perjuangan Bapak Ruslan Turmudzi untuk kemajuan Pondok Pesantren NU Darul Atqia dan kesejahteraan masyarakat desa Labulia khususnya Dusun Embung Duduk hal ini dibuktikan dengan adanya beberapa program baik di dunia pendidikan, kegamaan serta kemasyarakatan.

“Dengan adanya dukungan dari Bapak Ruslan Turmudzi selama ini, semoga kami bisa mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dengan berlandaskan ajaran agama Islam," terang tuan guru bajang Ketua LAZISNU Lombok Tengah tersebut.

Bapak Ruslan Turmudzi pada kesempatan reses tersebut beliau berdialog dan berdiskusi dengan para santri-santriwati terkait beberapa kendala dan harapan kedepan setelah selesai menuntut ilmu di Pondok Pesantren NU Darul Atqia.

Robi Saputra santri Pondok Pesantren NU Darul Atqia yang juga ketua ekstrakurikuler Jurnalistik menceritakan mengenai perkembangan Jurnalistik di Pondok Pesantren NU Darul Atqia mulai dari pembuatan Konten YouTube sebagai media Dakwah, penulisan berita di media sosial. Namun ada beberapa kekurangan dalam fasilitas kegiatan ekstrakurikuler Jurnalistik ini diantaranya kamera, seragam, website dan studio podcast.

Hal senada juga disampaikan Sujarti salah satu santriwati Pondok Pesantren NU Darul Atqia. Dia menyampaikan harapan dari para santri-santriwati mengenai informasi beasiswa perguruan tinggi.

Sementara itu Yopi Aris Widiyanto, M.Pd salah satu guru di SMA Islam Darul Atqia dan penanggung jawab uang makan santri-santriwati yatim piatu dan dhuafa di LKSA Darul Atqia menjelaskan tentang kondisi keuangan saat ini.

“Saat ini Pondok Pesantren NU Darul Atqia menggratiskan biaya makan kepada 10 santri-santriwati adapun rinciannya yaitu 5 anak yatim piatu dan 5 anak dhuafa. Keuangan tersebut selama ini diperoleh melalui donasi online yang diberikan oleh orang tua asuh dan donatur, saya berharap Bapak Ruslan Turmudzi juga berkenan untuk menjadi orang tua asuh bagi mereka dan Pondok Pesantren NU Darul Atqia juga menerima anak yatim piatu dan dhuafa dari daerah pemilihan (Dapil) Bapak Ruslan Turmudzi untuk menuntut ilmu di Pondok Pesantren NU Darul Atqia," ujar mantan Aktivis GMNI tersebut.

Bapak Ruslan Turmudzi satu-persatu menjawab harapan dari para santri-santriwati dan dewan guru, beliau pertama-tama menceritakan awal mula tergerak untuk datang ke Pondok Pesantren ini karena membaca postingan TGH. Supardi Ramli di FB terkait laporan keuangan dan kurangnya biaya makan mereka, sehingga reses kali ini saya ingin mendengar harapan dari santri-santriwati di Pondok Pesantren ini.


“Beberapa poin yang telah disampaikan tadi sudah saya catat dan saya siap menjadi orang tua asuh bagi santri-santriwati yatim, piatu dan dhuafa setiap bulan saya akan membantu dan berjanji dari hasil usaha yang sudah saya bangun keuntungannya beberapa persennya akan saya salurkan untuk membiayai makan santri-santriwati di Pondok Pesantren ini," terang Anggota DPRD 5 Periode tersebut.

Lebih lanjut beliau menambahkan bahwa kebutuhan seperti studio podcast, website, seragam dan perlengkapan jurnalistik akan dipenuhi.

“Saya juga akan memberikan rekomendasi bagi santri-santriwati Pondok Pesantren NU Darul Atqia yang ingin melanjutkan ke Universitas agar memperoleh beasiswa S1 baik Universitas Negeri maupun Swasta, mari kita berdoa bersama semoga kita semua dan saya selalu diberikan kesehatan sehingga saya bisa terus berjuang untuk Pondok Pesantren NU Darul Atqia baik melalui program maupun yang lainnya," ujarnya.

Dari pengamatan jurnalis www.LidiNew.id terlihat Bapak Ruslan Turmudzi meneteskan air mata ketika melihat kondisi santri-santriwati yatim, piatu dan dhuafa, maka dari itu beliau siap menjadi orang tua asuh bagi mereka dan anak yatim, piatu dan dhuafa yang ingin menuntut ilmu agama di Pondok Pesantren NU Darul Atqia nanti beliau yang akan membiayainya(Rb).


Kontributor : Yopi
Editor : Arjuna H T M
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Ingin Dengarkan Aspirasi Santri, Lurus Jalan Reses Di Ponpes NU Darul Atqia

Iklan