terkini

Iklan Podcast

Medan Masih Kekurangan Kuliner Kearifan Lokal

Lidinews
Senin, 5/23/2022 03:04:00 PM WIB Last Updated 2022-05-23T20:16:41Z
Gambar : Medan Masih Kekurangan Kuliner Kearifan Lokal. Lidinews.id

Beberapa waktu lalu Bapak Walikota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, S.E., M.M., menyatakan 'akan menjadikan Kota Medan sebagai The Kitchen of Asia di Kesawan City Walk. Serta  dapat menjadikan Medan sebagai Ibu Kota Kuliner Indonesia.'

Sumatera Utara, Medan, Lidinews.id - Hal ini merupakan ide yang sangat besar dan harus kita dukung bersama sebagai masyarakat yang mencintai Medan, Kota Paris Van Sumatera. Namun sepertinya ide bapak Walikota Medan yang luar biasa ini belum dapat terwujud atau terkesan lamban.

Apakah karena tidak didukung dengan baik oleh dinas terkait lainnya, atau ada faktor lain hingga menyebabkan ide yang besar ini seperti terlihat terabaikan.
Gambar : Medan Masih Kekurangan Kuliner Kearifan Lokal. Lidinews.id.

Menurut Ahmad Lutfhi Hutasuhut, S.Sos, MM, Pembina Yayasan Mulki Vokasi Indonesia yang praktisi industrI kreatif Sumatera Utara, "The kitchen of Asia  sangat besar dan luas ketika kita berbicara tentang Asia. Ada 48 negara di dalamnya yang masing-masing memiliki kekayaan kuliner yang juga luar biasa. Ini bukan kerja mudah dan juga bukan kerja ringan bagi bapak walikota Medan. Belum lagi ada 14 etnis yang ada di Kota Medan, yang masing-masing punya khas kuliner yang sangat luar biasa. Mulai dari bahan, penggunaan rempah yang banyak serta penyajiannya yang cukup menarik.

Kuliner kearifan lokal Medan juga tidak kalah dengan kuliner Asia lainnya. Mengapa  kita tidak mengembangkan kuliner kearifan lokal Medan saja terlebih dahulu dan sepertinya itu lebih menarik," katanya.
Gambar : Medan Masih Kekurangan Kuliner Kearifan Lokal. Lidinews.id.


Selaku Pembina Yayasan Mulki Vokasi Indonesia, Ahmad Lutfhi siap mendukung dan memberikan ide serta gagasan untuk mewujudkan kerja besar bapak Walikota Medan menuju Medan Kota Kuliner ke depan.

Disisi yang sama Alexander Chrisse Ginting Munthe, S.Pd, tenaga pendidik di Yayasan Mulki Vokasi Indonesia selaku pemerhati budaya Sumatera Utara, "program besar bapak Walikota Medan menjadikan Medan sebagai Kota Kuliner, sudah sangat tepat dan harus didukung penuh oleh setiap pihak terkait. Selain itu pemerintah Kota Medan semakin memberi ruang dan merangkul pihak-pihak lain untuk mewujudkan rencana besar ini. Agar lebih berupaya untuk mengajak setiap Stakeholder, mulai dari Asosiasi kuliner, kampus, dan sekolah pariwisata, budayawan, pelaku kuliner berbasis budaya serta pihak-pihak lainnya. Agar dapat memberi usulan, saran, kepedulian, serta partisipasi masyarakat untuk menciptakan ide besar ini terwujud dan kota medan semakin dirindukan karena kulinernya. The kitchen of Asia merupakan hal yang mengikuti kemajuan zaman, namun jangan meninggalkan khasanah budayanya.
Gambar : Medan Masih Kekurangan Kuliner Kearifan Lokal. Lidinews.id.

Kuliner kearifan lokal ini akan menjadi daya tarik tinggi bila dikemas dengan baik dan menjadi sarana melepas rindu rasa dikota Medan nantinya. Sebab ada sebuah kutipan mengatakan 'dapur adalah jantung dari rumah.' Kita berharap kedepan medan menjadi jantung Indonesia karena kekayaan kuliner kearifan lokalnya," ujar Alexander Chrisse Ginting Munthe, S.Pd.


Editor : Arjuna H T M


Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Medan Masih Kekurangan Kuliner Kearifan Lokal

Iklan