terkini

Iklan Podcast

Permasi: Kapolda Sumut Takut Bawahan, Bareskrim Polri Harus Ambil Alih!

Lidinews
Senin, 4/03/2023 12:25:00 PM WIB Last Updated 2023-04-03T06:18:46Z
Gambar : Permasi: Kapolda Sumut Takut Bawahan, Bareskrim Polri Harus Ambil Alih!. Lidinews.id


Sumatera Utara, Medan, Lidinews.id -  Kematian Alm. Bripka Arfan Saragih yang diduga janggal kembali menjadi sorotan bagi Perhimpunan Mahasiswa Samosir (Permasi).

Menurut ketua BPH Permasi Sirdo Sagala, Kapolda Sumut adalah  seorang perwira polisi yang takut kepada bawahannya. Hal ini disebutkannya lantaran Jenderal Bintang dua tersebut belum berani dalam mengambil langkah untuk melakukan penon-aktifan kepada Kapolres Samosir AKBP Yogie Hardiman.

"Dalam aksi yang kita lakukan kemarin (Rabu, 29 Maret 2023), kami meminta dengan tegas kepada bapak Kapolda Sumut untuk segera menon-aktifkan Kapolres Samosir AKBP Yogie Hardiman selama proses penyelidikan dilakukan. Namu, hingga saat ini belum ada langkah yang tegas dilakukan oleh Kapolda Sumut," jelas Sirdo menerangkan.

Sirdo sagala juga menyatakan keraguannya kepada Kapolda Sumut tersebut. Ia berpandangan bahwa dalam menangani kasus dugaan kejanggalan dari kematian alm. Bripka Arfan Saragih sosok pimpinan tertinggi di kepolisian daerah Sumatera Utara itu pantas untuk diragukan oleh publik.

"Kita sudah cukup jelas, kita menginginkan Kapolres Samosir di Non-aktifkan. Tapi, Kapolda hingga saat ini tidak berani ambil sikap sebagai pimpinan tertinggi di kepolisian daerah Sumatera Utara ini. Hal ini membuat kami sebagai mahasiswa Samosir, meragukan keseriusan dari Bapak Kapolda dalam menangani dugaan kejanggalan kematian alm Bripka Arfan Saragih," sambungnya lagi dengan geram.

Masih dengan nada kesalnya, ketua BPH Permasi tersebut meminta agar dugaan kasus kejanggalan dari kematian seorang polisi yang diketahui anggota Polresta Samosir berpangkat Bripka itu agar ditangani langsung oleh Bareskrim Polri saja.

"Sepertinya Polda Sumut tidak mampu menangani kasus ini, kami meminta sebaiknya kasus ini dilimpahkan ke Bareskrim Polri saja," cetusnya kesal.

Mahasiswa yang berasal dari desa Bona Dolok Kecamatan Sianjur Mula-mula itu pun menegaskan, akan kembali mendatangi POLDA Sumut bersama dengan rekan-rekan mahasiswa yang lain untuk menuntut ketegasan Kapolda Sumut Irjen. Pol. R.Z Panca Putra simanjuntak.

"Jika Kapolda Sumut belum juga mengambil sikap untuk menon-aktifkan Kapolres Samosir, kami akan kembali mengunjungi Polda Sumut," tegasnya menutup.
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Permasi: Kapolda Sumut Takut Bawahan, Bareskrim Polri Harus Ambil Alih!

Iklan