terkini

Iklan Podcast

KGBN Kota Pematang Siantar Gelar Pendampingan IKM

Lidinews
Jumat, 2/17/2023 01:56:00 AM WIB Last Updated 2023-02-16T19:01:34Z

Gelar Pendampingan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM), KGBN Kota Pematang Siantar Gaet SMK/SMA/SMP Swasta Surya dan SD GKPS 2.


Sumatera Utara, Pematang Siantar, Lidinews.id -Sebagai organisasi profesi guru Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN) Kota Pematang Siantar turut mengambil peran dalam percepatan pengimplementasian Kurikulum Merdeka di lapangan.


Pendampingan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) pada acara Temu Pendidik Daerah keenam KGBN Kota Pematang Siantar ini digelar pada Selasa, 14 Februari 2023 kemarin. Acara ini dimulai dari pukul 11.00 s.d. 17.00 Wib di Yayasan Perguruan Swasta Surya Kota Pematang Siantar.


Julianto Tampubolon, M.Pd selaku penggerak KGBN Pematang Siantar sekaligus kepala sekolah SMP Swasta Surya dan Bintang S. Pasaribu, M.Pd sebagai kepala sekolah SMA/SMK Swasta Surya mengatakan sangat senang atas terselenggaranya IKM kali ini, sebab selain membuka pemahaman mereka terkait Kurikulum Merdeka, apa itu Projek Penguatan profil Pelajar Pancasila (P5) sebagai program unggulan dan titik kritis Kurikulum Merdeka.



Julianto mengatakan semakin cepat mempelajari Kurikulum Merdeka secara mendalam, tentu jauh lebih baik sebab selain itu merupakan salah satu cara dalam memenuhi kebutuhan belajar murid pada abad 21 sekarang, juga sebagai tindak lanjut atas kepercayaan yang diberikan Kemendikbudristek kepada sekolah tersebut sebagai sekolah penggerak.


Bintang pada sambutannya mengatakan semoga bisa terus mendapatkan gandengan sebagai sekolah dampingan KGBN dalam pengimplementasian Kurikulum Merdeka. Ia menyampaikan apresiasinya kepada ketua KGBN Kota Pematang Siantar, Erlina Anriani Siahaan yang menjadi narasumber dan membuka pemahaman mereka tentang bagaimana menyusun ATP (Alur Tujuan Pembelajaran) dari CP (Capaian Pembelajaran), Penguatan keenam dimensi Profil Pelajar Pancasila (P3), hakikat Projek Penguatan Profil Pelajar pancasila (P5) serta miskonsepsi yang menyertai implementasinya.


Julianto yang juga merupakan Pengajar Praktik Angkatan 4 Kemendikbudristek mengampil peran sebagai narsaumber kedua menyampaikan tentang pengantar kurikulum merdeka dan prinsip-prinsipnya.



Kepala sekolah SD Swasta GKPS 2, Masriani Sinaga yang juga merupakan Pengajar Praktik Angkatan 4 Kemendikbudristek yang pada TPD ini berperan sebagai moderator menyampaikan harapannya ke depan sebagai tuan rumah IKM yang kedua bulan depan. IKM tersebut adalah lanjutan atas IKM pada Temu Pendidik Derah keenam kali itu.


“Kolaborasi dan dampingan sangat diharapkan, dan bisa mengajak KGBN berkolaborasi dan dampingan adalah hal yang luar biasa,” katanya. “Sekolah kita juga pelan-pelan sudah mulai mengadaptasikan pembelajaran yang tidak semata bermakna, tetapi juga menyenangkan murid,” tambahnya.


Erlina Anriani Siahaan mengatakan Komunitas Guru Belajar Nusantara adalah komunitas pendidik untuk berdiskusi dan berbagi praktik baik cerdas pengajaran dan pendidikan. Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN) percaya bahwa belajar bisa dari siapa saja yang menjadi sumber inspirasi, bukan figur yang serba tahu dan sempurna, tetapi rekan seperjalanan yang realistis dengan pengalaman nyata, praktis, meskipun seringkali gagal sebelum berhasil.


Temu pendidik ini menjadi spesial karena diselengarakan dalam nuansa valentine yang kuat. Hal ini sebagai pemantik untuk lebih mencintai profesi guru, lebih mencintai murid, dan tentu saja terus mencintai proses pembelajaran itu sendiri.


Daniel Leonard Sinaga sebagai sekretaris Umum Badan Pengurus Nusantara (BPN) KGBN memberikan apresiasi dan semangat kepada KGBN Siantar dengan menyatakan, “Kita tidak sendirian dalam pergerakan percepatan Implementasi Kurikulum Merdeka. Kita banyak teman.” Artinya KGBN percaya, setiap guru dengan keresahan yang sama, akan saling bergandengan dan saling belajar untuk selanjutnya berdaya di ruang kelas.


Ari Wibowo, selaku Bendahara BPN KGBN menyebutnya dengan “The Love of Learning”.


“Harapannya kita bisa lebih mencintai murid, lebih memahami mereka, dan membuat mereka merasa berharga.” Julianto menerangkan harapannya sebagai kepala sekolah sekaligus penggerak KGBN Kota Pematang Siantar.

Erlina mengatakan KGBN Kota Pematang Siantar terbuka mendampingi sekolah-sekolah di kota Pematang Siantar dalam pengimplementasian Kurikulum Merdeka.

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • KGBN Kota Pematang Siantar Gelar Pendampingan IKM

Iklan