terkini

Iklan Podcast

Bupati Taput Diminta Fokus Saja Terhadap Peningkatan IPM Ketimbang Usulkan Tranformasi IAKN Menjadi UNTARA

Lidinews
Rabu, 5/10/2023 06:33:00 PM WIB Last Updated 2023-05-10T11:35:41Z
Gambar : Bupati Taput Diminta Fokus Saja Terhadap Peningkatan IPM Ketimbang Usulkan Tranformasi IAKN Menjadi UNTARA. Lidinews.id


Jakarta, Lidinews.id - Transformasi Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Tarutung menjadi Universitas Negeri Tapanuli Raya (UNTARA) yang diusulkan oleh Bupati Tapanuli Utara ke Presiden RI kini kembali menjadi sorotan publik. Diketahui, usulan Transformasi IAKN menjadi UNTARA telah bergulir sejak Tahun 2020.


Belum lama ini Bupati Taput telah mengirimkan kembali proposal usulan pendirian Universitas Negeri Tapanuli Raya / Usulan Transformasi IAKN menjadi UNTARA sebagaimana yang tercantum di Surat Usulan tertanggal 21 April 2023 dan terlampir dukungan dari Sekretariat Bersama United Evangelical Missions (SekBer UEM),  dimana Sekber UEM yang terdiri atas 11 Gereja di Kawasan Tapanuli Raya tersebut mendukung usulan pendirian Transformasi IAKN menjadi UNTARA. 


Merespon hal tersebut, Doni Rahmadi Butar-Butar eks Ketua Kaum Milenial Indonesia (KAMI) Tapanuli Utara angkat bicara terkait usulan yang ditujukan Bupati Tapanuli Utara kepada Presiden Joko Widodo sebagaimana yang disampaikan Doni saat berada di Kawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu (10/5/2023).


Doni menilai bahwa apa yang tengah diperjuangkan Bupati Taput hari ini bukanlah kebutuhan prioritas Pendidikan Tinggi di Kawasan Tapanuli Raya, pasalnya merujuk pada data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tapanuli Utara,  Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Tapanuli Utara masih berada di bawah Kabupaten Kota terdekat dengan Tapanuli Utara seperti Toba, Kota Sibolga, dan Kota Padang Sidempuan. IPM Taput berada di angka 74,14 dan berada satu tingkat di bawah Kota Sibolga dengan angka IPM 74,74, diatas Nilai IPM Kota Sibolga ada Kabupaten Karo 75,36 , Kabupaten Toba 75,96 , Kota Padang Sidempuan 76,05 , Kota Tebing Tinggi 76,17 , Kabupaten Deli Serdang 76,19 , Kota Binjai 76,95 , Kota Pematang Siantar 79,70,  dan Kota Medan dengan IPM 81,76 dan menempati posisi teratas dengan Status Capaian Pembangunan Manusia Sangat Tinggi (IPM > 80).


"Apabila kita melihat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Tapanuli Utara Tahun 2022, maka disana disuguhkan data komponen IPM, benar ada peningkatan IPM Taput dari 2021 ke 2022 tetapi pertumbuhan tertinggi tahun 2022 itu ada pada komponen pengeluaran rill per kapita yang disesuaikan (PPP) per tahun bukan komponen Rata Lama Sekolah (RLS) penduduk Taput yang berusia diatas 25 Tahun. Pengeluaran rill per kapita Kabupaten Taput pada tahun 2022 berada di angka 11,892 atau jumlah pengeluaran per kapita masyarakat di Kabupaten Taput adalah sekitar Rp 11.892.000,- per tahun nya, sebut Putra Daerah Taput tersebut".


Bupati Taput Diminta Fokus Saja Terhadap Peningkatan IPM Ketimbang Usulkan Tranformasi IAKN Menjadi UNTARA


Lebih lanjut Doni menambahkan bahwa capaian IPM Tapanuli Utara (Taput) sendiri mengalami peningkatan dan konsisten meningkat sejak 2014 - 2022. Maka dirinya berharap agar Bupati Taput harusnya fokus saja pada peningkatan IPM dari pada hanya terus menerus mengusulkan transformasi IAKN menjadi UNTARA yang dapat menimbulkan polarisasi di tengah masyarakat.


"Ya, kita melihat Nilai IPM Taput ini kan secara konsisten mengalami kenaikan sejak 2014 - 2022. Bupati Taput seharusnya fokus saja dengan solusi peningkatan IPM di Kabupaten Taput, kita seharusnya malu sama Kabupaten tetangga seperti Toba, mereka malahan tidak memiliki Perguruan Tinggi Negeri seperti yang dimiliki Taput yakni *Institut Agama Kristen Negeri (Tarutung)* tetapi jelas angka IPM mereka berada diatas Taput, itu fakta! Selain itu, usulan Transformasi IAKN menjadi UNTARA ini kan mampu menciptakan Polarisasi di tengah masyarakat antara masyarakat yang berharap IAKN naik status nya menjadi UKN dan masyarakat yang mendukung IAKN di transformasi menjadi UNTARA, tambah Doni".


Selain itu Doni juga berharap Bupati mampu meningkatkan Minat Lanjut Studi siswa SMA di Taput ke jenjang Perguruan dengan 3 metode yakni : Sosialisasi, Beasiswa, dan Pembinaan sehingga orientasi siswa setelah lulus SMA adalah berkuliah dan visi Bupati mewujudkan Taput sebagai Lumbung SDM berkualitas dapat terlaksana, maka untuk itu Bupati dapat melakukan 3 metode untuk mendorong minat lanjut studi siswa/i SMA di Taput dengan cara :


1. Sosialisasi Pentingnya Kuliah Bagi Siswa/i di Taput dan tidak lupa mengkampanyekan agar mahasiswa yang tidak lulus diterima di PTN, agar berkuliah di Taput saja seperti di IAKN yang berada di Tarutung, Universitas Sisingamangaraja XII (UNITA) di Siborong-borong, Akademi Keperawatan Pemkab Taput di Tarutung atau Akademi Pariwisata Ulcla di Tarutung atau STGH HKBP di Sipoholon. 


2. Beasiswa Pendidikan bagi mahasiswa KTP Taput baik yang kurang mampu maupun mahasiswa yang berprestasi


3. Pembinaan Kompetensi yang sesuai keilmuan dan kebutuhan perkembangan zaman bagi mahasiswa yang merupakan warga Taput agar mahasiswa yang merupakan warga Taput merasakan dampak kepedulian Pemerintah Kabupaten di Bidang Pendidikan Tinggi guna menciptakan SDM yang berkualitas.


"Bupati yang kita banggakan ini kan Putra Daerah Kabupaten Taput toh, sudah pastilah beliau mencintai warga dan kabupaten Taput dan tentu ingin masyarakat nya semakin cerdas, maju dan berkualitas, jadi seharusnya Bupati melakukan upaya dan terobosan untuk itu, selain itu, perguruan tinggi di taput kan sudah bervariatif, tinggal bagaimana cara peningkatan layanan akademik, sistem pembelajaran dan akreditasi perguruan tinggi di Taput. Untuk upaya menghadirkan Universitas Negeri Umum pasti kita dukung, tapi tanpa mentransformasi IAKN tentunya, tutur Doni".


Terkait dukungan Sekber UEM dalam usulan transformasi IAKN menjadi UNTARA, Mahasiswa Binus University ini berharap 11 gereja yang mendukung usulan tersebut seharusnya mendukung IAKN Tarutung naik statusnya menjadi Universitas Kristen Negeri (UKN) Tarutung, menjalin sinergitas yang baik dengan IAKN Tarutung dan mendorong hadirnya Perguruan Tinggi Negeri Umum hadir di Tapanuli tanpa harus mentransformasi IAKN menjadi UNTARA.


"Harapan saya pribadi, mungkin juga harapan masyarakat Taput ya, sinergitas antara Gereja-Gereja yang berada di kawasan Tapanuli tercipta dengan baik dengan Pihak Kampus IAKN. Apabila ada kekurangan dari Pihak IAKN baik dari sisi layanan pendidikan dan lainnya, seharusnya Gereja dan Pemkab hadir mendukung peningkatan kualitas IAKN hingga  mampu menjadikan IAKN diupgrade statusnya menjadi UKN, dan mendorong hadirnya Perguruan Tinggi Negeri Umum hadir di Tapanuli tanpa harus mentransformasi IAKN menjadi UNTARA," tutupnya.




Bupati Taput Diminta Fokus Saja Terhadap Peningkatan IPM Ketimbang Usulkan Tranformasi IAKN Menjadi UNTARA

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Bupati Taput Diminta Fokus Saja Terhadap Peningkatan IPM Ketimbang Usulkan Tranformasi IAKN Menjadi UNTARA

Iklan